Simulasi Protocol Data Unit dalam Cisco Packet Tracer

Uncategorized

Kata “jaringan komputer” mungkin sudah tidak asing lagi pada era sekarang, mengingat hampir setiap hari tanpa disadari melibatkan jaringan komputer .Pada kali ini saya akan mencoba mensimulasikan protokol data unit pada suatu jaringan komputer yang pengaplikasiannya pada Cisco Paket Tracer. Pertama tama saya akan menjelaskan definisi dari jaringan komputer, protocol data unit (PDU) itu sendiri.

Jaringan Komputer adalah adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub , Switch, Router sebagai peralatan interkoneksinya.

PDU merupakan singkatan dari Protocol Data Unit. PDU merupakan unit atau satuan dari data yang dikirimkan antar entitas di suatu jaringan yang bisa berupa informasi kontrol, informasi alamat atau data pengguna. Sedangkan Cisco Packet Tracer merupakan aplikasi yang memungkinkan kita membuat simulasi dari suatu jaringan komputer

Untuk membuat suatu simulasi jaringan pertama tama kita menyiapkan file baru di Cisco Paket Tracer.

Kemudian pilih End Device untuk menambahkan PC untuk mensimulasikan jaringan

Untuk menambahkan client pada sebuah jaringan pilih gambar PC dan Switch lalu drag ke lembar kerja sebanyak yang dibutuhkan, pada contoh kali ini saya mencoba 2PC pada suatu blok IP Address 

Sambungkan antar PC dengan switch

Tambahkan kabel straight sebagai penghubung antara switch dengan PC,ntuk pengaturan port PC0 berada di FastEthernet0/1 dan PC1 berada di FastEthernet0/2

Lakukan hal yang sama untuk penambahan pc dan switch sehingga membentuk sebuah jaringan seperti yang telah saya buat, saya membuat port yang menghubungkan antar switch pada fast ethernet3/0 dikedua switch tersebut, Lalu untuk  pc2 berada di fast ethernet0/1 dan pc2 berada di fast ethernet0/2 yang ada pada switch.

 

Pengaturan IP Address

Setelah kita menyiapkan beberapa device dan sudah dihubungkan dengan kabel, selanjutnya kita akan setting atau mengkonfigurasi IP Address nya pada tiap PC dan juga switchnya.
Cara setting-nya itu yang pertama, klik 2 kali device mana yang akan di setting IP Addressnya. Dalam hal ini kita akan setting IP Address yang PC 0 .

Double klik di pc yang akan di konfigurasi pada contoh kali ini saya menggunakan PC 0 untuk pengaturan IP address.Jika sudah klik 2 kali pada device tersebut, maka muncullah tampilan seperti gambar di atas. Selanjutnya kita klik Desktop.

Setelah itu pilih IP configuration untuk mengkonfigurasi IP pada pc 0

Sebagai contoh saya memasukan konfigurasi Alamat IP adalah

PC 0       : IP Address = 200.100.10.10

                : Subnet Mask = 255.255.248.0

 

Untuk pengaturan Alamat IP PC yang lain saya menggunakan Alamat IP sebagai berikut ;

PC 1       : IP Address = 200.100.10.11

                : Subnet Mask = 255.255.248.0

PC 2       : IP Address = 200.100.11.10

                : Subnet Mask = 255.255.248.0

PC 3       : IP Address = 200.100.11.11

                : Subnet Mask = 255.255.248.0

 

Pengecekan Jaringan

Setelah memlakukan konfigurasi maka kita perlu adanya pengecekan apakah jaringan yang telah dibuat bisa saling berinterkoneksi.

Cara mengeceknya pertama kita klik Add Simple PDU (Gambar Surat), kemudian arahkan PC awal dan PC akhir/tujuan yang akan dicoba untuk pengecekan.

Sebagai contoh saya mencoba melakukan pengecekan dari PC0 ke PC3, untuk mengetahui apakah sudah berhasil atau belum Lihat di Last Status apabila Last Status merupakan Successful maka jaringan sudah berhasil berinterkoneksi.

Kita lihat pada simulasi yang ada pada Cisco Paket Tracer

Setelah itu akan muncul event seperti ini

Double-click kotak berwarna pada kolom Info, maka akan muncul informasi PDU seperti berikut.

 

 

Dari simulasi diatas kita dapat mengetahui pengiriman PDU dari PC0 ke PC 1 pada Layer 1/Physical Layer terdapat port yang digunakan. Yang digunakan pada jaringan ini adalah port FastEthernet pada PC0,Pada Layer 2/Data Link Layer terdapat alamat fisik/MAC Address yang menjadi sumber dan tujuan

Mungkin hanya itu saja pembahasan yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf jika masih ada salah karena saya juga masih belajar. Terima kasihhh 

No Comments

Leave a Reply

Allowed tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

 



  • About this blog

    This is a sidebar example to show how it could look. Customize your sidebar by adding Widgets in WP Admin > Design > Widgets or edit the sidebar files on your own.

    • Search

  • Categories

  • Archives